Skip to content

KABAR TERKINI

SEPUTARAN INFO KABAR TERKINI

  • Home
  • Uncategorized
  • Kementerian HAM Belum Butuh Tim Investigasi Usut Penembakan di Papua

Kementerian HAM Belum Butuh Tim Investigasi Usut Penembakan di Papua

Posted on July 8, 2026 By ckc0r No Comments on Kementerian HAM Belum Butuh Tim Investigasi Usut Penembakan di Papua
Uncategorized

Jakarta, Indonesia — Kementerian Hak Asasi Manusia (HAM) menilai belum dibutuhkan tim investigasi untuk mengusut peristiwa penembakan di Papua, salah satunya penembakan terhadap seorang ibu hamil di Kabupaten Intan Jaya.
Wakil Menteri HAM Mugiyanto mengaku awalnya telah memikirkan pembentukan tim investigasi. Namun, setelah berkoordinasi dengan Polri, menurutnya tim investigasi belum dibutuhkan.

“Sebetulnya ya, sebelumnya kami memikirkan pembentukan tim investigasi diperlukan. Tapi tadi Pak Astamaops, Pak Fadil sudah menjelaskan bahwa proses tersebut sedang ditangani ya secara menyeluruh, sehingga menjadi belum ada kebutuhan untuk membentuk tim penyelidikan, tim investigasi,” kata Mugiyanto di kantornya, Jakarta Selatan, Selasa (7/7).

Dalam kesempatan yang sama, Astamaops Kapolri Komjen Fadil Imran mengatakan kasus penembakan ibu hamil itu sedang diselidiki TNI.

Di sisi lain, ia menyebut, TNI-Polri juga telah mengidentifikasi pelaku penembakan pilot AMA AIR di Papua.

“Kolaborasi antara TNI-Polri di lapangan dalam konteks penegakan hukum untuk mengidentifikasi pelakunya itu sudah berjalan dengan baik. Saya kira tidak perlu, jadi tim dari Satgas Operasi Damai Cartenz, Satgas Gakkum sudah bekerja, tinggal koordinasi di lapangan teknis bagaimana untuk menemukan tersangkanya,” katanya.

Dalam keterangan tertulis pada 3 Juli lalu, Koops TNI Habema menjelaskan soal insiden penembakan terhadap ibu hamil bernama Melkiana Dwitau di Kampung Wandoga, Distrik Sugapa, Kabupaten Intan Jaya.

Kapen Koops TNI Habema, Letkol Inf. M. Wirya Arthadiguna mengatakan berdasarkan laporan lapangan, analisis kronologi, dan pemetaan lokasi, gangguan tembakan dilakukan oleh kelompok bersenjata pimpinan Peles Tigau dari tiga titik berbeda dalam rentang waktu sekitar 15 menit.

Tembakan pertama terjadi sekitar pukul 18.45 WIT dari arah Kampung Wandoga. Lima menit kemudian kembali terdengar tembakan dari titik berbeda di kawasan perbukitan depan Koramil Sugapa.

Sekitar pukul 19.00 WIT, kelompok tersebut kembali melepaskan tembakan sebelum melarikan diri ke arah sungai.

Ia menjelaskan selama rangkaian kejadian tersebut, personel Satgas TNI tidak melakukan tembakan balasan.

“Kondisi hujan, kabut tebal, dan jarak pandang yang sangat terbatas membuat personel memilih menempati posisi perlindungan (stelling) sambil memantau situasi, guna menghindari risiko terhadap masyarakat sipil,” kata Wirya.

Ia mengatakan berdasar hasil analisis spasial menunjukkan ketiga sumber tembakan berada pada titik yang berbeda dengan jarak sekitar 900 hingga 1.500 meter.

Sementara itu, lokasi korban berada sekitar 321 meter dari titik gangguan tembakan pertama dan berjarak lebih jauh dari posisi personel Satgas TNI.

“Data tersebut menjadi salah satu dasar dalam proses analisis kejadian yang masih terus didalami bersama fakta-fakta lapangan lainnya,” ujar dia.

Post navigation

❮ Previous Post: Akhir Pahit Ronaldo di Piala Dunia
Next Post: Kapal Tanker Pertamina Pride Lolos dari Selat Hormuz, Langsung Bawa 2 Juta Barrel Minyak ke Cilacap ❯

You may also like

Uncategorized
Akhir Pahit Ronaldo di Piala Dunia
July 7, 2026
Uncategorized
Detik-detik Kecelakaan Maut di Sibolangit Sumut, Diduga Rem Blong
July 18, 2026
Uncategorized
Niat Hati Bakar Rumput Kering demi Buka Jalan, Buntutnya Gedung Walet di Indramayu Nyaris Ludes Dilalap Api
July 19, 2026
Uncategorized
42 Tim di Kalteng Siap Bersaing Rebut Piala E-Sport Kapolda Cup 2026
July 5, 2026

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recent Posts

  • Iran Mencak-mencak ke AS Perkara Jual Minyak
  • Bejat! Guru Les di Tangerang Diduga Cabuli 29 Anak Laki-laki
  • Pria Nganjuk Ngaku Jalan Kaki ke Makkah, Lewati 11 Negara Dalam 16 Bulan
  • Pengusaha Muda Diduga Diperas Rp 500 Juta oleh Pengacara di Jakpus, Lehernya Dipiting
  • Tim SAR Temukan 1 Jenazah Diduga Korban KM Nurul Salsa

Recent Comments

  1. A WordPress Commenter on Hello world!

Archives

  • July 2026

Categories

  • Uncategorized

Copyright © 2026 KABAR TERKINI.

Theme: Oceanly Green by ScriptsTown

Powered by
►
Necessary cookies enable essential site features like secure log-ins and consent preference adjustments. They do not store personal data.
None
►
Functional cookies support features like content sharing on social media, collecting feedback, and enabling third-party tools.
None
►
Analytical cookies track visitor interactions, providing insights on metrics like visitor count, bounce rate, and traffic sources.
None
►
Advertisement cookies deliver personalized ads based on your previous visits and analyze the effectiveness of ad campaigns.
None
►
Unclassified cookies are cookies that we are in the process of classifying, together with the providers of individual cookies.
None
Powered by